Daerah  

Pasca Dilantik, RONDA KOOD Fokus Kembangkan Seni dan Budaya Kota Depok

Pasca Dilantik, RONDA KOOD Fokus Kembangkan Seni dan Budaya Kota Depok
Pasca Dilantik, RONDA KOOD Fokus Kembangkan Seni dan Budaya Kota Depok

KABARAYA – Ketua Kumpulan Orang-Orang Depok (KOOD), Ahmad Dahlan, resmi melantik jajaran pengurus Rombongan Pemuda (RONDA) KOOD Berbudaya dalam rangkaian kegiatan Lebaran Depok 2026 di kawasan Alun-Alun Timur Depok, Kecamatan Cilodong, Sabtu (9/5/2026).

Pembentukan RONDA KOOD Berbudaya menjadi langkah regenerasi organisasi dalam menjaga dan melestarikan budaya khas Kota Depok melalui keterlibatan generasi muda.

Ahmad Dahlan mengatakan, kehadiran RONDA KOOD Berbudaya diharapkan dapat melanjutkan perjuangan para senior KOOD dalam merawat budaya dan tradisi lokal.

“Pengurus KOOD sekarang sudah banyak yang senior. Ini adalah rombongan anak muda KOOD yang nantinya meneruskan kegiatan budaya di Kota Depok,” ujarnya.

Ia berharap, organisasi tersebut mampu menjaga, mengembangkan, serta memperkenalkan budaya asli Depok kepada masyarakat luas, termasuk adat istiadat, tradisi, hingga bahasa khas daerah.

“Dengan begitu, kebudayaan asli Kota Depok bisa terus lestari dan semakin dikenal masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum RONDA KOOD Berbudaya, Desta Mandra Pradipta Budiastomo, menyampaikan apresiasi kepada KOOD dan Pemerintah Kota Depok atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi tersebut.

Ia menyebut RONDA merupakan wadah generasi muda Depok yang memiliki semangat memperkuat identitas budaya daerah di tengah perkembangan zaman.

“RONDA juga bagian dari KOOD. Isinya anak-anak muda Depok yang ingin budaya Kota Depok semakin berkembang dan dikenal lebih luas,” katanya.

Desta menambahkan, ke depan RONDA KOOD Berbudaya akan fokus mengembangkan seni dan budaya melalui berbagai program kreatif serta menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Budaya itu luas dan bisa dikemas lebih kekinian. Karena itu kami akan banyak berkolaborasi dengan stakeholder terkait,” ujarnya.

Diketahui, Desta Mandra Pradipta Budiastomo merupakan peraih gelar doktor dari Institut Seni Indonesia Bali.