Daerah  

Wali Kota Depok Groundbreaking Rekonstruksi Jalan Alternatif Sawangan, Upaya Kurangi Kemacetan Mulai Direalisasikan

Wali Kota Depok Groundbreaking Rekonstruksi Jalan Alternatif Sawangan, Upaya Kurangi Kemacetan Mulai Direalisasikan
Wali Kota Depok Groundbreaking Rekonstruksi Jalan Alternatif Sawangan, Upaya Kurangi Kemacetan Mulai Direalisasikan

KABARAYA – Pemerintah Kota Depok resmi memulai proyek rekonstruksi Jalan Alternatif Sawangan melalui kegiatan groundbreaking yang digelar di Jalan Pemuda RT 003/007, Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan yang dihadiri sekitar 100 peserta tersebut menjadi langkah nyata Pemkot Depok dalam mengurai kemacetan yang selama ini menjadi salah satu persoalan utama di kawasan Sawangan dan sekitarnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Depok Dr. H. Supian Suri, MM, Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah, S.Kom., Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Priadi Supriatna, S.Kom., Dandim 0508/Depok Kolonel Inf. Ginanjar Wahyutomo, S.H., M.Han., Wakapolres Metro Depok AKBP Joko Semobodo, Ketua Pengadilan Negeri Depok Hasanudin, perwakilan BPN Depok Adnan, Sekda Kota Depok Drs. Mangguluang Mansur, M.Si., Kepala Dinas PUPR Yodi Joko Bintoro, S.STP., unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan doa, penayangan video proyek, pemaparan dari konsultan pelaksana, sambutan para pejabat, hingga prosesi simbolis peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Depok Supian Suri menegaskan bahwa pelebaran dan rekonstruksi Jalan Pemuda serta Jalan Enggram merupakan bagian dari komitmen pemerintah bersama masyarakat untuk mengatasi kemacetan yang selama ini menjadi keluhan warga.

“Alhamdulillah hari ini kita dapat memulai pembangunan yang sudah lama dinantikan masyarakat. Pemerintah dan masyarakat memiliki tekad yang sama untuk menyelesaikan persoalan kemacetan di wilayah Sawangan,” ujar Supian Suri.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada warga yang telah mendukung proyek tersebut, termasuk para pemilik lahan yang telah bersedia melepaskan tanah dan bangunannya demi kepentingan pembangunan infrastruktur.

“Terima kasih kepada seluruh pemilik lahan yang telah mengikhlaskan tanah dan bangunannya untuk kepentingan pelebaran jalan. Ini merupakan kontribusi besar bagi kemajuan Kota Depok,” katanya.

Meski demikian, Supian mengungkapkan masih terdapat empat bidang tanah yang belum mencapai kesepakatan dalam proses pembebasan lahan. Pemerintah Kota Depok telah menempuh mekanisme konsinyasi melalui Pengadilan Negeri Depok untuk menyelesaikan proses tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia juga mengapresiasi berbagai masukan dan kritik dari masyarakat, termasuk yang disampaikan melalui media sosial, sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan Kota Depok.

“Terima kasih kepada masyarakat dan para netizen yang terus memberikan kritik dan masukan konstruktif. Semua itu menjadi bagian dari upaya bersama untuk membangun Kota Depok yang lebih baik,” ungkapnya.

Wali Kota turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila selama proses pembangunan berlangsung terjadi gangguan aktivitas maupun ketidaknyamanan akibat pekerjaan konstruksi.

Proyek rekonstruksi Jalan Alternatif Sawangan diharapkan mampu meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi di kawasan Sawangan dan Bojongsari, terutama pada jam-jam sibuk.

Dengan dimulainya pembangunan ini, Pemerintah Kota Depok berharap mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar, akses ekonomi meningkat, dan kualitas infrastruktur perkotaan semakin baik guna mendukung pertumbuhan wilayah di bagian selatan Kota Depok.

Kegiatan groundbreaking berlangsung aman, tertib, dan lancar dengan pengamanan gabungan dari unsur TNI, Polri, dan perangkat daerah terkait.