KABARAYA – Wamen ATR BPN Ossy Dermawan titipkan 4 pesan ke jajaran Kanwil BPN Provinsi NTB.
Ya, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menyampaikan pengarahan langsung kepada jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Mataram, Sabtu 28 Juli 2025.
Dalam arahannya, Wamen Ossy mengapresiasi capaian positif di wilayah NTB dan menyampaikan empat pesan penting sebagai bekal menghadapi tantangan ke depan.
“NTB sudah mencatat capaian yang bagus, tetapi tantangan akan terus datang. Karena itu, saya ingin menekankan empat hal yang harus terus diperkuat, yaitu penguatan data pertanahan, peningkatan sinergi, percepatan transformasi digital, serta peneguhan integritas dan semangat pelayanan kepada masyarakat,” ujar Ossy Dermawan.
Saat membahas penguatan data pertanahan, Wamen Ossy meminta jajaran BPN meningkatkan baik kuantitas maupun kualitas data.
Ia menekankan bahwa data dan dokumen pertanahan harus dijaga secara serius karena akan diwariskan kepada generasi mendatang.
Ia juga menginstruksikan agar jajaran BPN memastikan akurasi hasil Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) agar tidak terjadi duplikasi data dalam sistem elektronik.
Karena BPN mengeluarkan dokumen hukum, setiap pengambil keputusan wajib melakukan mitigasi risiko dan menjamin akuntabilitas.
Oleh karena itu, Wamen Ossy mendorong jajaran BPN memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah (Pemda), aparat penegak hukum (APH), dan elemen masyarakat lainnya.
”Kantah harus membangun pola pikir strategis. Jika ada investasi besar, jangan hanya melihat nilainya, tetapi pastikan dampak dan legalitasnya juga jelas. Bangun komunikasi aktif dengan Kajari, Pemda, dan APH agar setiap kebijakan memiliki landasan hukum yang kuat,” tegas Ossy Dermawan.
Lebih lanjut, Wamen Ossy menegaskan pentingnya percepatan digitalisasi pertanahan. Namun, ia juga menggarisbawahi perlunya mengedukasi masyarakat, terutama terkait sertifikat elektronik.
“Kita sebagai pelayan masyarakat harus adaptif, tapi kita juga harus memperhatikan kesiapan masyarakat dalam menerima transformasi digital ini,” ujar Ossy Dermawan.
Pada poin keempat, Wamen Ossy mengingatkan jajaran BPN untuk menjaga integritas dan semangat pelayanan publik, terutama di tengah sorotan publik yang tinggi di era media sosial.
Ia mengajak seluruh pegawai untuk menjauhi penyalahgunaan jabatan, menunjukkan empati kepada masyarakat kecil, dan menolak praktik tidak etis.
”Fokuslah pada pelayanan. Kalau kita sungguh-sungguh melayani, bisa jadi kita justru dapat lebih dari yang kita bayangkan,” ujarnya.
Di akhir arahannya, Wamen Ossy Dermawan kembali menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran BPN di NTB atas kerja keras mereka.
Ia menyatakan keyakinannya bahwa NTB mampu tumbuh menjadi daerah maju jika didukung oleh data pertanahan yang kuat dan kepemimpinan yang solid.
”Mudah-mudahan dengan kerja keras kita semua, kita bisa membangun landasan data pertanahan yang kokoh agar pembangunan di NTB dapat berjalan lancar,” pungkas Wamen Ossy Dermawan.
Dalam kunjungan ini, Wamen Ossy didampingi oleh Wakil Pembina Ikawati ATR BPN, Wida Ossy Dermawan.
Inspektur Wilayah III, Lutfi Zakaria; Kepala Kantah Kota Mataram, Halid Aslamudin; serta jajaran Kanwil BPN Provinsi NTB.












